Arsene berdiri di tengah private lounge, sebuah area eksklusif yang biasanya ia gunakan untuk menjamu para kolektor seni kelas atas. Namun hari ini, atmosfer di ruangan itu tidak dipenuhi oleh diskusi tentang estetika, melainkan oleh aura kematian yang dibawa oleh suaminya.
"Pak, mau disiapkan minum apa?" bisik Mitha, suaranya bergetar kecil karena ketakutan yang tidak bisa ia sembunyikan dari hadapan Estevão.
"Gak usah, dia bentar aja di sini" jawab Arsene datar tanpa mengalihkan pandangan. Mitha segera mengangguk dan bergerak menjauh secepat mungkin, seolah melarikan diri dari predator yang sedang diam.
Kini hanya ada mereka berdua. Keheningan yang tercipta terasa sangat berat, seolah dinding-dinding ruangan itu sedang menghimpit mereka. Tanpa peringatan, Estevão merogoh sesuatu dari balik coat mahalnya dan mengeluarkan sebuah glock hitam yang berkilat dingin. Benda mematikan itu diletakkan begitu saja di atas meja kaca di antara mereka, menciptakan bunyi denting logam yang memuakkan.
"When we head out to the event this Saturday, keep this Glock on you. It’s strictly just in case. I don’t expect trouble, but in our world, it’s better to have it and not need it than to be caught empty handed."ucap Estevão dengan nada yang sangat tenang, seolah ia hanya sedang membicarakan hal tak penting.
Arsene hanya menatap benda logam itu dengan tatapan kosong.
"Kenapa saya harus?" tanya Arsene, suaranya menantang meski ia tahu betapa sia-sianya itu.
"Fine. If you're so eager to meet your maker, be my guest. Go ahead and die if that's what you want. I won't stand in your way." Jawaban itu meluncur dengan begitu menyebalkan, penuh keangkuhan yang membuat siapa pun merasa kerdil dan tunduk.
Arsene hanya terdiam, membiarkan kemarahan mendidih di balik wajah tenangnya. Estevão berdiri, tubuh tingginya kembali mendominasi ruangan sebelum ia mulai melangkah keluar dari lounge. Namun, langkahnya terhenti saat suara Arsene memecah kesunyian dengan nada yang lebih dingin dari sebelumnya.
"Bagaimana kalau sekarang saya menggunakan glock ini untuk membunuh Anda?"